Grammar Rule in 30 Seconds
Indirect questions soften your tone by embedding a question inside a statement using phrases like 'tahu tidak' or 'apakah kamu tahu'.
- Use introductory phrases like 'Saya ingin tahu' (I want to know) before the question.
- Remove the question particle 'kah' from the embedded part.
- Maintain standard word order; do not invert the subject and verb.
Meanings
Indirect questions are used to ask for information in a more polite or formal way by embedding the question into a statement.
Polite inquiry
Softening a direct question to avoid sounding demanding.
“Apakah kamu tahu jam berapa rapat dimulai?”
“Saya penasaran mengapa dia tidak datang.”
Indirect Question Structures
| Introductory Phrase | Connector | Subject | Verb/Predicate |
|---|---|---|---|
| Saya ingin tahu | di mana | dia | tinggal |
| Apakah kamu tahu | kapan | rapat | dimulai |
| Boleh saya tanya | apa | yang | terjadi |
| Saya penasaran | bagaimana | cara | memasak ini |
| Apakah Anda tahu | siapa | yang | datang |
| Saya tidak yakin | mengapa | dia | marah |
Common Conversational Openers
| Formal | Informal |
|---|---|
| Apakah Anda tahu | Tahu tidak |
| Boleh saya tanya | Boleh tanya |
| Saya ingin tahu | Pengen tahu |
Reference Table
| Form | Structure | Example |
|---|---|---|
| Affirmative | Intro + Question Word + Clause | Saya tahu di mana dia. |
| Negative | Intro + Question Word + Clause (negated) | Saya tidak tahu di mana dia. |
| Question | Apakah + Intro + Question Word + Clause | Apakah kamu tahu di mana dia? |
| Formal | Boleh saya tanya + Clause | Boleh saya tanya siapa namanya? |
| Informal | Tahu tidak + Clause | Tahu tidak di mana dia? |
| Past | Intro + Question Word + Clause (past) | Saya ingin tahu apa yang terjadi kemarin. |
Formalitätsspektrum
Boleh saya tahu jam berapa sekarang? (Asking for time)
Apakah kamu tahu jam berapa sekarang? (Asking for time)
Tahu jam berapa nggak? (Asking for time)
Jam berapa nih? (Asking for time)
Indirect Question Anatomy
Openers
- Saya ingin tahu I want to know
Connectors
- di mana where
Clause
- dia tinggal he lives
Direct vs. Indirect
Formation Logic
Is it polite?
Common Question Words
Who/What/Where
- • Siapa
- • Apa
- • Di mana
When/Why/How
- • Kapan
- • Mengapa
- • Bagaimana
Examples by Level
Apakah kamu tahu di mana toilet?
Do you know where the toilet is?
Saya ingin tahu jam berapa.
I want to know what time it is.
Tahu tidak di mana dia?
Do you know where he is?
Apakah kamu tahu namanya?
Do you know his name?
Boleh saya tanya di mana kantornya?
May I ask where the office is?
Saya penasaran mengapa dia pergi.
I am curious why he left.
Apakah Anda tahu kapan toko ini buka?
Do you know when this shop opens?
Saya ingin tahu bagaimana cara membuatnya.
I want to know how to make it.
Apakah Anda bisa memberi tahu saya di mana lokasi rapat?
Can you tell me where the meeting location is?
Saya tidak yakin apakah dia akan datang.
I am not sure if he will come.
Boleh saya tahu berapa harga barang ini?
May I know how much this item costs?
Saya ingin tahu apa yang terjadi kemarin.
I want to know what happened yesterday.
Saya ingin menanyakan apakah kebijakan ini masih berlaku.
I would like to ask if this policy is still in effect.
Apakah Anda tahu alasan mengapa dia tidak setuju?
Do you know the reason why he disagrees?
Saya penasaran bagaimana mereka menyelesaikan masalah itu.
I am curious how they solved that problem.
Boleh saya tahu siapa yang bertanggung jawab di sini?
May I know who is responsible here?
Saya ingin tahu sejauh mana pengaruh keputusan tersebut.
I want to know to what extent the decision has influence.
Apakah Anda bisa menjelaskan bagaimana proses ini bekerja?
Could you explain how this process works?
Saya tidak tahu harus mulai dari mana.
I don't know where to start.
Boleh saya tahu apa pertimbangan Anda?
May I know what your considerations are?
Saya ingin tahu apakah ada kemungkinan untuk meninjau kembali proposal ini.
I would like to know if there is a possibility to review this proposal.
Apakah Anda tahu bagaimana dampak jangka panjangnya?
Do you know what the long-term impact is?
Saya penasaran bagaimana dia bisa mencapai posisi itu.
I am curious how he managed to reach that position.
Boleh saya tahu apa yang mendasari keputusan Anda?
May I know what underlies your decision?
Easily Confused
Learners often use direct question word order in indirect questions.
Learners keep '-kah' in indirect questions.
Learners use question marks for indirect questions.
Häufige Fehler
Di manakah dia?
Saya ingin tahu di mana dia.
Saya tahu di manakah dia.
Saya tahu di mana dia.
Tahu di mana dia?
Apakah kamu tahu di mana dia?
Saya ingin tahu di mana dia tinggal?
Saya ingin tahu di mana dia tinggal.
Boleh saya tanya di manakah kantor?
Boleh saya tanya di mana kantornya?
Saya penasaran mengapa dia tidak datang?
Saya penasaran mengapa dia tidak datang.
Apakah kamu tahu apa itu?
Apakah kamu tahu apa itu.
Saya ingin tahu apakah dia akan datang atau tidak?
Saya ingin tahu apakah dia akan datang atau tidak.
Boleh saya tanya siapa yang bertanggung jawab?
Boleh saya tanya siapa yang bertanggung jawab.
Saya tidak yakin kapan dia akan tiba?
Saya tidak yakin kapan dia akan tiba.
Saya ingin tahu sejauh mana pengaruhnya?
Saya ingin tahu sejauh mana pengaruhnya.
Apakah Anda tahu bagaimana prosesnya berjalan?
Apakah Anda tahu bagaimana prosesnya berjalan.
Saya penasaran apa yang mendasari keputusan itu?
Saya penasaran apa yang mendasari keputusan itu.
Boleh saya tahu apa pertimbangan Anda?
Boleh saya tahu apa pertimbangan Anda.
Sentence Patterns
Saya ingin tahu ___.
Apakah kamu tahu ___?
Boleh saya tanya ___?
Saya penasaran ___.
Real World Usage
Boleh saya tahu apa tanggung jawab utama posisi ini?
Tahu nggak di mana dia?
Apakah Anda tahu di mana stasiun kereta?
Saya ingin tahu apakah pesanan saya sudah siap.
Ada yang tahu bagaimana cara beli ini?
Saya ingin menanyakan apakah proposal sudah diterima.
The Buffer Rule
No -kah
Punctuation
Politeness First
Smart Tips
Always start with 'Boleh saya tanya'.
Use 'Saya ingin menanyakan'.
Use 'Saya tidak yakin'.
Use 'Apakah Anda tahu'.
Aussprache
Intonation
Indirect questions usually end with a falling intonation because they are grammatically statements.
Statement intonation
Saya ingin tahu di mana dia. ↘
Conveys that the sentence is a statement, not a direct question.
Memorize It
Mnemonic
Think of the 'Polite Sandwich': The bread is your polite opener, and the filling is the question.
Visual Association
Imagine you are handing someone a gift box. The box is your polite phrase, and inside is the question you want to ask. It makes the question much easier to accept.
Rhyme
To be polite and sound like a pro, add a phrase before you go.
Story
Budi wanted to ask his boss for a raise. He didn't just say 'Give me more money.' He said, 'Boleh saya tanya apakah ada peluang untuk kenaikan gaji?' His boss smiled because Budi was so polite. Budi got the raise.
Word Web
Herausforderung
Ask three people today 'Apakah kamu tahu jam berapa sekarang?' instead of just 'Jam berapa sekarang?'
Kulturelle Hinweise
In Javanese culture, indirectness is a sign of respect. Using indirect questions is highly valued.
In business, indirect questions are the standard for avoiding confrontation.
Youth often use 'sih' to soften questions instead of full indirect structures.
Indirect questions evolved as a way to incorporate politeness markers from Javanese and other regional languages into standard Indonesian.
Conversation Starters
Apakah kamu tahu di mana tempat makan enak di sini?
Boleh saya tanya apa rencana kamu akhir pekan ini?
Saya penasaran bagaimana kamu belajar bahasa Indonesia.
Boleh saya tahu apa pendapatmu tentang proyek ini?
Journal Prompts
Test Yourself
Saya ingin tahu ___ dia tinggal.
Find and fix the mistake:
Saya ingin tahu di manakah dia.
Which is the most polite?
Arrange the words in the correct order:
All words placed
Click words above to build the sentence
I want to know what happened.
Answer starts with: Say...
A: Di mana kantornya? B: ____.
Boleh / saya / tanya / kapan / rapat / dimulai
Siapa dia?
Score: /8
Ubungsaufgaben
8 exercisesSaya ingin tahu ___ dia tinggal.
Find and fix the mistake:
Saya ingin tahu di manakah dia.
Which is the most polite?
tahu / di mana / apakah / kamu / dia
I want to know what happened.
A: Di mana kantornya? B: ____.
Boleh / saya / tanya / kapan / rapat / dimulai
Siapa dia?
Score: /8
FAQ (8)
The -kah particle is specifically for direct questions. Once a question is embedded, it loses its interrogative status.
Not always, but in formal or new social settings, it can sound blunt. Indirect questions are safer.
Yes, but you might sound a bit formal. Use 'Tahu nggak...' for friends.
You can use 'apakah' to ask yes/no questions.
No, it stays the same as a statement.
Absolutely, they are perfect for professional emails.
Yes, some regions use different particles, but the structure remains consistent.
Use 'Boleh saya tanya' or 'Saya ingin menanyakan'.
In Other Languages
Preguntas indirectas
Spanish often keeps the question mark, whereas Indonesian uses a period.
Questions indirectes
French has more complex pronoun placement.
Indirekte Fragen
German verb-final rule is unique compared to Indonesian.
間接疑問文
Japanese is agglutinative, making the structure very different.
أسئلة غير مباشرة
Arabic has complex gender and case agreement.
间接疑问句
Chinese has no verb conjugation, making it simpler than Indonesian.