Sedih is the primary Indonesian adjective used to express sadness across all contexts.
30秒でわかる単語
- Expresses the feeling of sadness or emotional sorrow.
- Used in both formal and everyday informal conversations.
- Basic adjective equivalent to the English word 'sad'.
Overview
'Sedih' adalah kata sifat dasar dalam bahasa Indonesia yang menggambarkan perasaan duka, lara, atau pilu hati. Sebagai kata yang masuk dalam level A1 (pemula), 'sedih' adalah kosakata esensial untuk mengekspresikan emosi negatif yang muncul akibat kekecewaan, kehilangan, atau kemalangan. Kata ini bersifat universal dan dapat digunakan dalam hampir semua situasi, baik formal maupun informal, menjadikannya kata paling standar untuk menerjemahkan kata 'sad' dari bahasa Inggris.
Usage Patterns
Dalam kalimat, 'sedih' biasanya berfungsi sebagai predikat atau penjelas subjek. Pola yang paling umum adalah 'Subjek + merasa + sedih' (Contoh: Saya merasa sedih). Untuk memberikan penekanan, penutur sering menambahkan kata keterangan derajat seperti 'sangat', 'amat', 'begitu', atau 'sekali' (Contoh: Dia sangat sedih). Secara morfologi, kata ini dapat dikembangkan menjadi 'kesedihan' (kata benda yang berarti perihal sedih), 'menyedihkan' (kata kerja/sifat yang berarti menyebabkan sedih), dan 'tersedih' (paling sedih).
Common Contexts
'Sedih' digunakan dalam berbagai konteks kehidupan. Dalam konteks personal, ia menggambarkan perasaan setelah putus cinta atau gagal dalam ujian. Dalam konteks sosial, kata ini digunakan untuk merespons berita duka atau bencana alam. Menariknya, dalam bahasa gaul atau informal, kata 'sedih' terkadang digunakan secara hiperbolis untuk hal-hal kecil, seperti kehabisan makanan favorit, meskipun intensitas emosinya tidak sedalam arti aslinya.
Similar Words Comparison
Memahami 'sedih' memerlukan perbandingan dengan kata serupa. 'Duka' memiliki intensitas yang lebih berat dan biasanya dikaitkan dengan kematian (berduka cita). 'Pilu' menggambarkan kesedihan yang sangat menyayat hati atau mengharukan. 'Gundah' lebih merujuk pada perasaan sedih yang disertai dengan kegelisahan atau kebimbangan. Sementara itu, 'kecewa' (disappointed) sering kali menjadi penyebab munculnya rasa sedih, namun keduanya adalah emosi yang berbeda; 'kecewa' lebih fokus pada harapan yang tidak terpenuhi, sedangkan 'sedih' adalah perasaan yang dihasilkan.
例文
Saya merasa sedih hari ini.
everydayI feel sad today.
Berita kekalahan tim nasional membuat banyak orang sedih.
formalThe news of the national team's defeat made many people sad.
Jangan sedih terus, ayo kita main!
informalDon't be sad all the time, let's go play!
Fenomena ini menggambarkan kesedihan kolektif masyarakat.
academicThis phenomenon illustrates the collective sadness of the society.
よく使う組み合わせ
よく使うフレーズ
Sedih hati
Sad heart
Berita sedih
Sad news
Jangan sedih
Don't be sad
よく混同される語
Sepi refers to loneliness or a quiet atmosphere, while sedih is the internal emotion of sorrow.
Kecewa is disappointment due to failed expectations, whereas sedih is the general feeling of sadness.
文法パターン
How to Use It
使い方のコツ
In Indonesian, 'sedih' is a neutral term used across all social registers. In formal writing, it is often transformed into the noun 'kesedihan'. In casual conversation, it is frequently used with the particle 'banget' (sedih banget) instead of 'sangat'.
よくある間違い
English speakers sometimes use 'sedih' to describe a 'sad' situation directly (e.g., *situasi itu sedih*), but it is more natural to use 'menyedihkan' (saddening) for situations or objects.
Tips
Use 'sangat' to intensify the emotion
To say you are very sad, place 'sangat' before 'sedih' or 'sekali' after it.
Don't confuse 'sedih' with 'sepi'
'Sedih' means sad (emotion), while 'sepi' means lonely or quiet (environment/feeling).
Sadness in Indonesian social etiquette
While 'sedih' is common, Indonesians often use 'curhat' (confiding) to share their sadness with close friends.
語源
Derived from Proto-Malayo-Polynesian roots, it has been a core part of the Malay/Indonesian vocabulary for centuries to express sorrow.
文化的な背景
In Indonesian culture, expressing sadness is acceptable, but there is often a cultural emphasis on 'ikhlas' (sincere acceptance) to overcome long-term sadness.
覚え方のコツ
Remember 'S-D' in Sedih for 'S-a-D'. They both start with 'S' and have a 'D' sound, making them easy to link.
よくある質問
4 問'Sedih' adalah istilah umum untuk rasa sedih, sedangkan 'duka' biasanya lebih mendalam dan spesifik digunakan untuk konteks kematian atau tragedi besar.
Tidak, 'sedih' biasanya digunakan untuk makhluk hidup. Namun, kata 'menyedihkan' bisa digunakan untuk menggambarkan situasi atau kondisi suatu benda.
Dalam bahasa gaul, orang sering menggunakan kata 'galau' jika kesedihannya berkaitan dengan asmara atau ketidakpastian perasaan.
Lawan kata yang paling umum adalah 'senang' atau 'bahagia', yang berarti gembira atau bahagia.
自分をテスト
Film itu ceritanya sangat ___, sampai saya menangis.
Menangis biasanya merupakan reaksi dari perasaan sedih.
Lawan kata dari 'sedih' adalah...
'Senang' adalah emosi positif yang berlawanan dengan emosi negatif 'sedih'.
sangat - berita - itu - sedih - mendengar - saya
Struktur SPOK yang benar adalah Subjek (Saya) + Predikat (sedih) + Keterangan.
スコア: /3
Summary
Sedih is the primary Indonesian adjective used to express sadness across all contexts.
- Expresses the feeling of sadness or emotional sorrow.
- Used in both formal and everyday informal conversations.
- Basic adjective equivalent to the English word 'sad'.
Use 'sangat' to intensify the emotion
To say you are very sad, place 'sangat' before 'sedih' or 'sekali' after it.
Don't confuse 'sedih' with 'sepi'
'Sedih' means sad (emotion), while 'sepi' means lonely or quiet (environment/feeling).
Sadness in Indonesian social etiquette
While 'sedih' is common, Indonesians often use 'curhat' (confiding) to share their sadness with close friends.
例文
4 / 4Saya merasa sedih hari ini.
I feel sad today.
Berita kekalahan tim nasional membuat banyak orang sedih.
The news of the national team's defeat made many people sad.
Jangan sedih terus, ayo kita main!
Don't be sad all the time, let's go play!
Fenomena ini menggambarkan kesedihan kolektif masyarakat.
This phenomenon illustrates the collective sadness of the society.