Buah is a versatile word meaning 'fruit' literally and serving as a universal classifier for objects grammatically.
Wort in 30 Sekunden
- Refers to edible plant parts containing seeds.
- Functions as a general classifier for inanimate objects.
- Used extensively in common Indonesian idiomatic expressions.
Overview
Kata 'buah' memiliki dua fungsi utama dalam bahasa Indonesia. Pertama, secara harfiah merujuk pada organ tumbuhan yang berdaging atau kering yang melindungi biji. Kedua, secara gramatikal, 'buah' digunakan sebagai kata penggolong (classifier) untuk benda-benda mati secara umum yang tidak memiliki penggolong khusus. 2) Usage Patterns: Sebagai kata benda, 'buah' dapat berdiri sendiri atau diikuti oleh nama jenis buah tertentu (misalnya: buah apel, buah mangga). Sebagai kata bantu bilangan, polanya adalah [Angka] + 'buah' + [Kata Benda], seperti 'dua buah meja'. Dalam bentuk jamak, sering kali diulang menjadi 'buah-buahan' untuk merujuk pada berbagai jenis buah. 3) Common Contexts: Konteks yang paling umum adalah dalam kegiatan sehari-hari seperti berbelanja di pasar, memasak, atau membicarakan pola makan sehat. Selain itu, 'buah' sangat sering ditemukan dalam ungkapan idiomatik (kiasan) untuk menggambarkan hasil dari suatu perbuatan atau perasaan. 4) Similar Words Comparison: Berbeda dengan 'biji' yang merujuk pada benih di dalam buah, 'buah' mencakup seluruh struktur tersebut. Jika dibandingkan dengan kata 'hasil', 'buah' lebih bersifat konkret dalam konteks botani, namun keduanya bisa saling menggantikan dalam konteks kiasan (misalnya: 'buah kerja keras' vs 'hasil kerja keras'). Penggunaan 'buah' sebagai penggolong benda membedakannya dari 'ekor' (untuk hewan) atau 'orang' (untuk manusia).
Beispiele
Saya suka makan buah setiap pagi.
everydayI like to eat fruit every morning.
Pemerintah memberikan dua buah mobil ambulans kepada desa itu.
formalThe government gave two ambulances to that village.
Bawa buah tangan apa buat nanti?
informalWhat souvenirs/gifts are you bringing for later?
Penelitian ini adalah buah dari kerja keras selama lima tahun.
academicThis research is the result of five years of hard work.
Häufige Kollokationen
Häufige Phrasen
buah hati
beloved child / sweetheart
buah bibir
talk of the town
buah tangan
souvenir / gift
Wird oft verwechselt mit
'Biji' refers to the small seed inside, while 'buah' refers to the whole fruit or is used as a general object classifier.
'Hasil' is a general term for 'result', whereas 'buah' is used metaphorically for results in specific idiomatic expressions.
Grammatikmuster
How to Use It
Nutzungshinweise
In casual Indonesian, the classifier 'buah' is often dropped, and people simply say the number and the noun. However, in formal writing or standardized tests (UKBI), the use of 'sebuah' or 'dua buah' is strictly required for inanimate objects. It is one of the most frequently used words in the language due to its dual role.
Häufige Fehler
The most common error for learners is using 'buah' for people or animals, which sounds very unnatural. Another mistake is confusing literal fruit with its idiomatic meanings in literature. Lastly, some learners forget that 'buah' is needed when counting objects in formal contexts.
Tips
Universal Classifier for Objects
If you forget a specific classifier for an object, 'buah' is usually the safest and most accepted fallback.
Avoid Using for Living Beings
Never use 'buah' for people or animals; use 'orang' for people and 'ekor' for animals instead.
Fruit as a Social Gesture
Bringing 'buah tangan' (fruit or snacks) when visiting someone's home is a significant sign of respect in Indonesia.
Wortherkunft
Derived from the Proto-Austronesian word '*buaj', which has consistently meant 'fruit' across many related languages in the Southeast Asian archipelago.
Kultureller Kontext
In Indonesia, fruit is not just food; it is a social currency. 'Buah tangan' is a deeply rooted tradition of bringing gifts when visiting others, and tropical fruits like Durian are often subjects of national pride and debate.
Merkhilfe
Think of a tree: the 'fruit' (buah) is the final product you can hold. Similarly, in Indonesian, 'buah' is used for objects you can hold or results you achieve.
Häufig gestellte Fragen
4 FragenGunakan 'buah' sebelum kata benda mati yang bersifat umum, seperti kursi, meja, atau tas, terutama ketika menyebutkan jumlahnya.
'Buah' bisa merujuk pada satu buah secara spesifik, sedangkan 'buah-buahan' merujuk pada koleksi atau berbagai macam jenis buah.
'Buah tangan' adalah ungkapan idiomatik yang berarti oleh-oleh atau hadiah yang dibawa saat berkunjung.
Tidak, 'buah' biasanya digunakan untuk benda padat yang bisa dihitung satuannya secara fisik.
Teste dich selbst
Ibu membeli lima ___ jeruk di pasar.
Karena jeruk adalah benda mati/buah, maka kata bantu bilangan yang tepat adalah 'buah'.
Apa arti dari 'buah bibir'?
'Buah bibir' adalah idiom yang berarti seseorang atau sesuatu yang sedang ramai dibicarakan.
makan - Budi - segar - buah - sedang
Subjek (Budi) + Keterangan waktu (sedang) + Predikat (makan) + Objek (buah segar).
Ergebnis: /3
Summary
Buah is a versatile word meaning 'fruit' literally and serving as a universal classifier for objects grammatically.
- Refers to edible plant parts containing seeds.
- Functions as a general classifier for inanimate objects.
- Used extensively in common Indonesian idiomatic expressions.
Universal Classifier for Objects
If you forget a specific classifier for an object, 'buah' is usually the safest and most accepted fallback.
Avoid Using for Living Beings
Never use 'buah' for people or animals; use 'orang' for people and 'ekor' for animals instead.
Fruit as a Social Gesture
Bringing 'buah tangan' (fruit or snacks) when visiting someone's home is a significant sign of respect in Indonesia.
Beispiele
4 von 4Saya suka makan buah setiap pagi.
I like to eat fruit every morning.
Pemerintah memberikan dua buah mobil ambulans kepada desa itu.
The government gave two ambulances to that village.
Bawa buah tangan apa buat nanti?
What souvenirs/gifts are you bringing for later?
Penelitian ini adalah buah dari kerja keras selama lima tahun.
This research is the result of five years of hard work.