karena
When using karena to connect two clauses, the clause introduced by karena explains the reason for the action or situation in the main clause. This is the most common and straightforward usage. You can place karena at the beginning of the sentence or in the middle. Remember that karena is always followed by a clause, not just a noun or pronoun. If you want to use a noun or pronoun to express a reason, you would typically use phrases like karena... + noun/pronoun, or restructure the sentence.
Aussprachehilfe
- pronouncing the 'a' like in 'car'
- stressing the last syllable
Schwierigkeitsgrad
short
short
short
short
Was du als Nächstes lernen solltest
Als Nächstes lernen
Fortgeschritten
Beispiele nach Niveau
Saya suka apel karena manis.
I like apples because [they are] sweet.
Dia senang karena dapat hadiah.
She is happy because [she] got a gift.
Kami belajar karena ingin pintar.
We study because [we] want to be smart.
Dia capek karena lari.
He is tired because [he] ran.
Mereka makan karena lapar.
They eat because [they are] hungry.
Anak itu menangis karena jatuh.
The child cried because [he] fell.
Saya pergi ke pasar karena perlu sayur.
I go to the market because [I] need vegetables.
Dia tidak datang karena sakit.
He did not come because [he is] sick.
Häufig gestellte Fragen
10 FragenYou use 'karena' just like 'because' in English. It introduces a reason for something. For example, 'Saya lelah karena saya bekerja keras.' (I am tired because I worked hard.)
Yes, 'karena' can start a sentence, similar to how 'because' can. For example, 'Karena hujan, kami tidak pergi.' (Because it rained, we didn't go.)
While 'karena' is perfectly fine in most situations, 'disebabkan oleh' (caused by) or 'lantaran' can sometimes be used for a slightly more formal or emphatic tone, but 'karena' is common and versatile.
They are very similar! 'Sebab' also means 'because' or 'reason'. Often they are interchangeable. 'Sebab' can also be a noun meaning 'cause' or 'reason'. For example, 'Apa sebabnya?' (What is the reason?).
Absolutely! If someone asks 'Mengapa kamu terlambat?' (Why are you late?), you can answer, 'Karena macet.' (Because of traffic jam.)
In most common usage, 'karena' means 'because'. While it technically comes from the root for 'cause' or 'reason', its primary function as a conjunction is 'because'.
It is spelled 'karena'. The 'e' is pronounced like the 'e' in 'bed'.
If you omit 'karena', your sentence might sound abrupt or the connection between the two clauses won't be clear. For example, 'Saya lelah, saya bekerja keras' (I am tired, I worked hard) is not as clear as 'Saya lelah karena saya bekerja keras.'
It can be followed by a noun phrase or a clause. For example, 'Karena hujan' (Because of rain - noun phrase) or 'Karena saya sakit' (Because I am sick - clause).
A common one is 'karena itu' which means 'therefore' or 'that's why'. For example, 'Dia sakit, karena itu dia tidak masuk kerja.' (He is sick, therefore he didn't come to work.)
Teste dich selbst 24 Fragen
Write a short sentence explaining why you like Indonesian food, using 'karena'.
Well written! Good try! Check the sample answer below.
Sample answer
Saya suka makanan Indonesia karena rasanya enak sekali.
Complete the sentence: 'Dia tidak datang ke pesta, karena ___.' (He didn't come to the party because ___.)
Well written! Good try! Check the sample answer below.
Sample answer
Dia tidak datang ke pesta, karena dia sakit.
Form a sentence explaining why someone might learn Indonesian. Start with 'Banyak orang belajar bahasa Indonesia karena...'
Well written! Good try! Check the sample answer below.
Sample answer
Banyak orang belajar bahasa Indonesia karena ingin bekerja di Indonesia.
Mengapa Andi tidak bisa pergi ke Bali?
Read this passage:
Andi tidak bisa pergi ke Bali minggu depan. Dia sangat sedih. Dia tidak bisa pergi karena pekerjaannya banyak sekali.
Mengapa Andi tidak bisa pergi ke Bali?
The passage states 'Dia tidak bisa pergi karena pekerjaannya banyak sekali.'
The passage states 'Dia tidak bisa pergi karena pekerjaannya banyak sekali.'
Apa yang membuat Sita senang?
Read this passage:
Sita senang sekali hari ini. Dia senang karena dia mendapat hadiah ulang tahun dari temannya. Hadiahnya adalah buku baru.
Apa yang membuat Sita senang?
The passage says 'Dia senang karena dia mendapat hadiah ulang tahun dari temannya.'
The passage says 'Dia senang karena dia mendapat hadiah ulang tahun dari temannya.'
Mengapa Budi tidak bisa tidur semalam?
Read this passage:
Budi tidak bisa tidur semalam. Dia sering begadang. Dia tidak bisa tidur karena terlalu banyak minum kopi di sore hari.
Mengapa Budi tidak bisa tidur semalam?
The passage states 'Dia tidak bisa tidur karena terlalu banyak minum kopi di sore hari.'
The passage states 'Dia tidak bisa tidur karena terlalu banyak minum kopi di sore hari.'
Focus on understanding the complex relationship between food availability, distribution, and food security.
Listen for the reasons behind the public's mixed reactions to the government's decision.
Identify the obstacles Indonesia faces in utilizing its natural resources.
Read this aloud:
Penting bagi kita untuk memahami akar permasalahan sosial ekonomi di negara ini, karena hal tersebut adalah kunci untuk merumuskan solusi yang efektif dan berkelanjutan.
Focus: merumuskan, berkelanjutan
Du hast gesagt:
Speech recognition is not supported in your browser. Try Chrome or Edge.
Read this aloud:
Perubahan iklim global menuntut adaptasi serius dari semua sektor, karena konsekuensinya yang multifaset dan berpotensi merusak tatanan kehidupan.
Focus: konsekuensinya, multifaset
Du hast gesagt:
Speech recognition is not supported in your browser. Try Chrome or Edge.
Read this aloud:
Transparansi dalam pengelolaan keuangan negara adalah suatu keharusan, karena ini akan membangun kepercayaan publik dan mencegah praktik korupsi.
Focus: transparansi, keharusan
Du hast gesagt:
Speech recognition is not supported in your browser. Try Chrome or Edge.
Pilihlah kalimat yang paling tepat menggunakan 'karena'.
Dalam bahasa Indonesia, 'karena' paling umum digunakan untuk memperkenalkan klausa penyebab setelah klausa akibat.
Manakah dari pilihan berikut yang benar secara tata bahasa dan memiliki makna yang sama dengan 'Saya terlambat karena lalu lintas padat'?
Meskipun konstruksi 'Karena [sebab], [akibat]' tidak selalu semulus 'Akibat karena [sebab]' dalam bahasa Indonesia lisan, konstruksi ini benar secara tata bahasa dan sering digunakan, terutama dalam tulisan. Opsi lain salah secara tata bahasa atau mengubah makna kalimat asli.
Pilih kalimat yang paling tepat untuk menyatakan alasan bahwa seseorang tidak suka makan sayur.
Pada opsi A, penggunaan koma sebelum 'karena' bersifat opsional tetapi tidak salah. Namun, dalam konstruksi kausal yang lebih erat terkait, seperti memberikan alasan langsung untuk sesuatu, penggunaan tanpa koma seringkali terasa lebih alami. Opsi B dan C kurang alami atau salah secara tata bahasa.
Kata 'karena' dapat selalu ditempatkan di awal kalimat untuk memulai klausa penyebab, tanpa memengaruhi tata bahasa atau kejelasan kalimat.
Meskipun 'karena' dapat memulai kalimat dalam beberapa kasus ('Karena hujan, kami tidak jadi pergi'), tidak selalu demikian. Penempatannya harus masuk akal secara tata bahasa dan kontekstual. Misalnya, 'Karena saya makan, saya kenyang' adalah benar, tetapi 'Saya kenyang karena saya makan' mungkin lebih umum dan terasa lebih alami dalam konteks tertentu.
Dalam bahasa Indonesia, 'karena' secara eksklusif digunakan untuk menyatakan sebab-akibat yang pasti dan tidak dapat digunakan dalam konteks alasan yang lebih subjektif atau dugaan.
'Karena' dapat digunakan baik untuk sebab-akibat yang objektif maupun alasan yang lebih subjektif atau dugaan. Contoh: 'Dia sedih karena putus cinta' (subjektif) atau 'Dia terlambat karena macet' (objektif).
Penggunaan 'karena' dan 'sebab' dalam bahasa Indonesia selalu dapat dipertukarkan tanpa perubahan makna atau nuansa sedikit pun.
Meskipun 'karena' dan 'sebab' seringkali dapat dipertukarkan, ada nuansa halus. 'Karena' lebih umum dalam percakapan sehari-hari dan sering digunakan untuk alasan langsung, sedangkan 'sebab' terkadang terasa sedikit lebih formal atau dapat menyiratkan hubungan kausal yang lebih mendalam atau kompleks.
'Karena' introduces the reason for the project's postponement. The sentence structure flows logically from the action to its cause.
The conjunction 'karena' clearly links the careful decision-making process to its significant societal impact, forming a cohesive statement.
'Karena' is correctly used to introduce the fundamental reason for the resignation, explaining the cause and effect.
/ 24 correct
Perfect score!