The word 'harga' is the standard Indonesian term for 'price' used in both physical and metaphorical contexts.
واژه در 30 ثانیه
- Refers to the monetary value of goods or services.
- Commonly used with adjectives like 'murah' (cheap) or 'mahal' (expensive).
- Essential for shopping and basic daily transactions in Indonesia.
Overview
Kata 'harga' merupakan salah satu kosakata paling mendasar dalam bahasa Indonesia yang berkaitan dengan transaksi ekonomi. Dalam penggunaan sehari-hari, kata ini merujuk pada label nilai moneter suatu objek. 2) Usage Patterns: 'Harga' biasanya diikuti oleh kata sifat untuk memberikan deskripsi lebih lanjut, seperti 'harga murah' (cheap price) atau 'harga mahal' (expensive price). Kata ini juga sering digunakan dalam kalimat tanya 'Berapa harganya?' untuk menanyakan nilai suatu barang. 3) Common Contexts: Anda akan menemukan kata ini di pasar, pusat perbelanjaan, dalam kontrak bisnis, hingga dalam percakapan informal saat berbelanja. Selain konteks ekonomi, 'harga' juga muncul dalam istilah psikologis atau sosial seperti 'harga diri' yang berarti kehormatan atau martabat seseorang. 4) Similar Words Comparison: Penting untuk membedakan 'harga' dengan 'biaya' dan 'tarif'. 'Harga' (price) adalah jumlah yang ditetapkan untuk sebuah produk. 'Biaya' (cost/expense) lebih merujuk pada pengeluaran yang dibutuhkan untuk memproduksi sesuatu atau pengeluaran secara umum. Sementara itu, 'tarif' (fare/rate) biasanya digunakan khusus untuk jasa layanan publik seperti transportasi (tarif bus) atau utilitas (tarif listrik). Memahami perbedaan ini membantu pembelajar menggunakan kata yang tepat sesuai situasi transaksi yang sedang dihadapi.
مثالها
Berapa harga buku ini?
everydayHow much is the price of this book?
Harga bahan bakar minyak diperkirakan akan naik bulan depan.
formalThe price of fuel is expected to rise next month.
Wah, harganya selangit!
informalWow, the price is sky-high!
Stabilitas harga pangan merupakan prioritas pemerintah.
academicFood price stability is a government priority.
ترکیبهای رایج
عبارات رایج
Harga terjangkau
Affordable price
Harga grosir
Wholesale price
Harga eceran
Retail price
اغلب اشتباه گرفته میشود با
Biaya (cost) refers to the total amount of money spent to achieve something, while harga is the retail value.
Nilai (value) is more abstract and can refer to quality or merit, whereas harga is specifically monetary.
الگوهای دستوری
How to Use It
نکات کاربردی
In Indonesian, 'harga' is neutral and can be used in any register. In very formal business settings, it remains the standard word. When used in slang, people might drop the prefix or use metaphors like 'harganya miring' to mean a discounted price.
اشتباهات رایج
English speakers often use 'biaya' when they mean 'harga'. Remember that if you are buying a product in a shop, you are asking for the 'harga', not the 'biaya'. Another mistake is forgetting to use 'berapa' (how much) and mistakenly using 'apa' (what) to ask for a price.
Tips
Using 'Harga' for Bargaining Situations
In Indonesian markets, you can ask for a 'harga pas' (fixed price) or 'harga teman' (friendship price) to get a better deal.
Don't Confuse Price with Fare
Use 'tarif' for services like taxis or electricity, and 'harga' for physical goods like food or clothes.
The Culture of Price Negotiation
Indonesians often negotiate prices in traditional markets. Asking 'Bisa kurang?' (Can it be less?) is a common follow-up to 'Berapa harganya?'
ریشه کلمه
The word 'harga' is derived from the Sanskrit word 'argha', which means value, worth, or offering.
بافت فرهنگی
In Indonesia, 'harga diri' (self-price/self-esteem) is a vital cultural concept. It relates to one's honor and social standing, which must be protected at all costs.
راهنمای حفظ
Think of 'Harga' as 'Hard Cash'. You need hard cash to pay the 'Harga' (price) of something.
سوالات متداول
4 سوالAnda bisa menggunakan kalimat 'Berapa harganya?' atau 'Berapa harga barang ini?' untuk menanyakan nilai sebuah benda.
Harga adalah nilai jual suatu barang, sedangkan biaya adalah uang yang dikeluarkan untuk proses pembuatan atau operasional.
Hanya dalam bentuk kiasan seperti 'harga diri' yang berarti martabat, bukan berarti manusia tersebut bisa dibeli.
Ya, ada kata 'menghargai' yang berarti memberi hormat atau menilai tinggi sesuatu/seseorang.
خودت رو بسنج
Maaf, berapa ___ satu porsi nasi goreng ini?
Dalam konteks menanyakan nilai makanan (barang), kata yang tepat adalah 'harga'.
Barang itu memiliki harga yang mahal.
Lawan kata dari 'mahal' (expensive) adalah 'murah' (cheap).
mobil - itu - harga - sangat - mahal
The standard S-P-O structure in Indonesian puts the subject 'Harga mobil itu' first, followed by the adverb 'sangat' and adjective 'mahal'.
امتیاز: /3
Summary
The word 'harga' is the standard Indonesian term for 'price' used in both physical and metaphorical contexts.
- Refers to the monetary value of goods or services.
- Commonly used with adjectives like 'murah' (cheap) or 'mahal' (expensive).
- Essential for shopping and basic daily transactions in Indonesia.
Using 'Harga' for Bargaining Situations
In Indonesian markets, you can ask for a 'harga pas' (fixed price) or 'harga teman' (friendship price) to get a better deal.
Don't Confuse Price with Fare
Use 'tarif' for services like taxis or electricity, and 'harga' for physical goods like food or clothes.
The Culture of Price Negotiation
Indonesians often negotiate prices in traditional markets. Asking 'Bisa kurang?' (Can it be less?) is a common follow-up to 'Berapa harganya?'
مثالها
4 از 4Berapa harga buku ini?
How much is the price of this book?
Harga bahan bakar minyak diperkirakan akan naik bulan depan.
The price of fuel is expected to rise next month.
Wah, harganya selangit!
Wow, the price is sky-high!
Stabilitas harga pangan merupakan prioritas pemerintah.
Food price stability is a government priority.