Marah is the primary Indonesian adjective used to express anger and displeasure across all social contexts.
واژه در 30 ثانیه
- Standard Indonesian word for feeling angry or upset.
- Used to describe strong displeasure or perceived injustice.
- Commonly followed by 'kepada' or 'sama' to indicate target.
Gambaran Umum
Kata 'marah' merupakan salah satu kosakata dasar dalam bahasa Indonesia yang menggambarkan emosi ketidaksenangan yang intens. Sebagai kata sifat (adjektiva), 'marah' digunakan untuk mendeskripsikan kondisi mental atau perasaan seseorang ketika mereka merasa terganggu, disakiti, atau diperlakukan secara tidak adil. Kata ini sangat universal dan dipelajari pada tingkat pemula (A1) karena frekuensi penggunaannya yang sangat tinggi dalam percakapan sehari-hari baik secara lisan maupun tulisan.
Pola Penggunaan
Dalam kalimat, 'marah' biasanya diposisikan setelah subjek atau setelah kata keterangan tingkat (seperti 'sangat', 'agak', atau 'benar-benar'). Untuk menunjukkan kepada siapa kemarahan tersebut ditujukan, penutur biasanya menggunakan kata depan 'kepada' dalam konteks formal atau 'sama' dalam konteks informal. Contohnya, 'Dia marah kepada adiknya' atau 'Aku marah sama kamu.' Selain itu, 'marah' juga sering diikuti oleh alasan kemarahan dengan menggunakan kata hubung 'karena' atau 'gara-gara'. Bentuk reduplikasi 'marah-marah' menunjukkan aksi meluapkan kemarahan secara berulang atau terus-menerus.
Konteks Umum
Kata ini muncul dalam berbagai situasi kehidupan, mulai dari pertengkaran kecil antar teman, teguran orang tua kepada anak, hingga ekspresi kekecewaan terhadap layanan publik atau situasi politik. Dalam konteks yang lebih serius, 'marah' bisa berkembang menjadi 'mengamuk' jika emosi tersebut tidak terkendali. Namun, dalam budaya komunikasi Indonesia, pengungkapan rasa marah seringkali dilakukan dengan cara yang terukur untuk menjaga harmoni sosial, meskipun perasaan tersebut tetap didefinisikan sebagai 'marah'.
Perbandingan Kata Serupa
Penting untuk membedakan 'marah' dengan kata-kata terkait lainnya agar penggunaan bahasa lebih akurat. 'Kesal' atau 'sebal' biasanya digunakan untuk tingkat kemarahan yang lebih rendah atau sekadar rasa jengkel yang bersifat sementara. Di sisi lain, 'murka' adalah bentuk yang jauh lebih kuat dan biasanya digunakan dalam konteks sastra, teks keagamaan, atau untuk menggambarkan kemarahan besar dari seorang penguasa. Ada juga kata 'dongkol' yang merujuk pada rasa marah yang dipendam di dalam hati tanpa diekspresikan secara terbuka. Memahami gradasi emosi ini sangat membantu pelajar bahasa Indonesia dalam menyampaikan intensitas perasaan yang tepat.
مثالها
Ibu marah karena aku pulang terlambat.
everydayMother is angry because I came home late.
Pemerintah menyatakan marah atas tindakan provokasi tersebut.
formalThe government expressed anger over the provocative actions.
Jangan marah-marah terus, nanti cepat tua!
informalDon't keep getting angry, you'll age quickly!
Responden penelitian menunjukkan reaksi marah terhadap stimulasi negatif.
academicResearch respondents showed an angry reaction to negative stimulation.
ترکیبهای رایج
عبارات رایج
marah-marah
to keep scolding or grumbling
pemarah
a short-tempered person
jangan marah ya
please don't be mad
اغلب اشتباه گرفته میشود با
Merah means the color red. It differs only by the middle vowel sound.
Murah means cheap or inexpensive. It is often confused by students due to the similar spelling.
الگوهای دستوری
How to Use It
نکات کاربردی
In formal Indonesian, 'marah kepada' is the standard way to direct anger at someone. In daily conversation, 'marah sama' is used almost exclusively. When the anger is directed at an action or thing, 'marah karena' or 'marah atas' is used.
اشتباهات رایج
English speakers often try to use the verb 'to be' (adalah/ialah) before 'marah', which is incorrect in Indonesian. Another mistake is using 'dengan' (with) instead of 'kepada' or 'sama' to indicate the person one is angry with.
Tips
Use 'sama' for friends and family
In casual Indonesian, 'marah sama' is much more common than 'marah kepada' when talking to people you know well.
Watch your vowels carefully
Be careful not to confuse 'marah' (angry) with 'merah' (red) or 'murah' (cheap), as they sound very similar to beginners.
Public displays of anger
In many Indonesian cultures, expressing anger loudly in public is seen as losing face. The concept of 'sabar' (patience) is highly valued.
ریشه کلمه
Derived from the Proto-Malayo-Polynesian root, it has been the standard word for anger in the Malay language family for centuries.
بافت فرهنگی
In Indonesia, maintaining 'harmoni' (harmony) is crucial. Publicly showing anger is often seen as a sign of weakness or poor character, leading to the high cultural value of 'sabar'.
راهنمای حفظ
Think of the word 'Red' (Merah). When you are 'Marah' (Angry), your face often turns 'Merah' (Red).
سوالات متداول
4 سوالMarah merujuk pada emosi yang lebih kuat dan intens, sedangkan kesal biasanya hanya berupa rasa jengkel atau terganggu dalam skala kecil.
Tidak perlu menggunakan 'adalah'. Dalam bahasa Indonesia, kata sifat bisa langsung mengikuti subjek, jadi cukup katakan 'Saya marah'.
Lawan kata yang paling umum adalah senang, tenang, atau sabar, tergantung pada konteks situasinya.
Gunakan kata depan 'kepada' untuk situasi formal (contoh: marah kepada atasan) atau 'sama' untuk situasi santai (contoh: marah sama teman).
خودت رو بسنج
Ibu ___ sekali karena piring kesayangannya pecah.
Konteks piring pecah menyebabkan emosi tidak senang, sehingga kata yang tepat adalah 'marah'.
Direktur itu sangat marah ___ sekretarisnya.
Dalam konteks formal atau tulisan baku, kata depan 'kepada' digunakan setelah kata 'marah'.
[saya] [kepada] [marah] [jangan]
Pola kalimat larangan yang benar adalah 'Jangan' + [kata sifat] + [objek].
امتیاز: /3
Summary
Marah is the primary Indonesian adjective used to express anger and displeasure across all social contexts.
- Standard Indonesian word for feeling angry or upset.
- Used to describe strong displeasure or perceived injustice.
- Commonly followed by 'kepada' or 'sama' to indicate target.
Use 'sama' for friends and family
In casual Indonesian, 'marah sama' is much more common than 'marah kepada' when talking to people you know well.
Watch your vowels carefully
Be careful not to confuse 'marah' (angry) with 'merah' (red) or 'murah' (cheap), as they sound very similar to beginners.
Public displays of anger
In many Indonesian cultures, expressing anger loudly in public is seen as losing face. The concept of 'sabar' (patience) is highly valued.
مثالها
4 از 4Ibu marah karena aku pulang terlambat.
Mother is angry because I came home late.
Pemerintah menyatakan marah atas tindakan provokasi tersebut.
The government expressed anger over the provocative actions.
Jangan marah-marah terus, nanti cepat tua!
Don't keep getting angry, you'll age quickly!
Responden penelitian menunjukkan reaksi marah terhadap stimulasi negatif.
Research respondents showed an angry reaction to negative stimulation.